Senin, 04 April 2011

HUKUM DAGANG

1. Sejarah hukum dagang

Perkembangan hukum dagang sebenarnya telah di mulai sejak abad pertengahan eropa (1000/ 1500) yang terjadi di Negara dan kota-kota di Eropa dan pada zaman itu di Italia dan perancis selatan telah lahir kota-kota sebagai pusat perdagangan (Genoa, Florence, vennetia, Marseille, Barcelona dan Negara-negara lainnya ).

Tetapi pada saat itu hokum Romawi (corpus lurus civilis ) tidak dapat menyelsaikan perkara-perkara dalam perdagangan , maka dibuatlah hokum baru di samping hukum Romawi yang berdiri sendiri pada abad ke-16 & ke- 17 yang berlaku bagi golongan yang disebut hokum pedagang (koopmansrecht) khususnya mengatur perkara di bidang perdagangan (peradilan perdagangan ) dan hokum pedagang ini bersifat unifikas.

Karena bertambah pesatnya hubungan dagang maka pada abad ke-17 diadakan kodifikasi dalam hokum dagang oleh mentri keuangan dari raja Louis XIV (1613-1715) yaitu Corbert dengan peraturan (ORDONNANCE DU COMMERCE) 1673. Dan pada tahun 1681 disusun ORDONNANCE DE LA MARINE yang mengatur tenteng kedaulatan

Dan pada tahun 1807 di Perancis di buat hokum dagang tersendiri dari hokum sipil yang ada yaitu (CODE DE COMMERCE ) yang tersusun dari ordonnance du commerce (1673) dan ordonnance du la marine(1838) . Pada saat itu Nederlands menginginkan adanya hokum dagang tersendiri yaitu KUHD belanda , dan pada tahun 1819 drencanakan dalam KUHD ini ada 3 kitab dan tidak mengenal peradilan khusus . lalu pada tahun 1838 akhirnya di sahkan.

KUHD Belanda berdasarkan azas konkordansi KUHD belanda 1838 menjadi contoh bagi pemmbuatan KUHD di Indonesia pada tahun 1848 . dan pada akhir abad ke-19 Prof. molengraaff merancang UU kepailitan sebagai buku III di KUHD Nederlands menjadi UU yang berdiri sendiri (1893 berlaku 1896).Dan sampai sekarang KUHD Indonesia memiliki 2 kitab yaitu , tentang dagang umumnya dan tentang hak-hak dan kewajiban yang tertib dari pelayaran.


2. Pengertian hokum dagang

Hukum dagang ialah hukum yang mengatur tingkah laku manusia yang turut melakukan perdagangan untuk memperoleh keuntungan . atau hukum yang mengatur hubungan hukum antara manusia dan badan-badan hukum satu sama lainnya dalam lapangan perdagangan . Sistem hukum dagang menurut arti luas dibagi 2 : tertulis dan tidak tertulis tentang aturan perdagangan

3. Sumber-sumber hokum dagang

Hukum Dagang Indonesia terutama bersumber pada:

1. Hukum tertulis yang dimodifikasikan :

a. Kitab Undang-undang dagang (KUHD) atau Wetboek Koophandel Indonesia (W.V.K)
b. Kitab Undang-undang Hukum Sipil (KUHS) atau Burgelijk wetboek Indonesia (BW)
2. Hukum tertulis yang belum dikodifikasikan, yaitu peraturan perundangan khusus yang mengatur tentang hal-hal yang berhubungan dengna perdagangan

4. Ketentuan-ketentuan hutang dagang

1. Hubungan hukum antara produsen satu sama lain, produsen dengan konsumen yang meliputi antara lain : pembelian dan penjualan serta pembuatan perjanjian.

2. Pemberian perantara antara mereka yang terdapat dalam tugas-tugas makelar, komisioner, pedagang keliling dan sebagainya.

3. Hubungan hukum yang terdapat dalam :

a. Bentuk-bentuk asosiasi perdagangan seperti perseroan terbatas (PT=NV), perseroan firma (VOF)

b. Pengakuan di darat, laut dan di udara serta pertanggungan atau asuransi yang berhubungan dengan pengangkutan dan jaminan keamanan dan resiko pada umumnya.

c. Penggunaan surat-surat niaga

5. Hubungan hukum dagang dan hokum perdata

Prof. Subekti berpendapat bahwa terdapatnya KUHD disamping KUHS sekarang ini dianggap tidak pada tempatnya. Hali ini dikarenakan hukum dagang relative sama dengan hukum perdata. Selain itu “dagang” bukanlah suatu pengertian dalam hukum melainkan suatu pengertian perekonomian. Pembagian hukum sipil ke dalam KUHD hanyalah berdasarkan sejarah saja, yaitu karena dalam hukum romawi belum terkenal peraturan-peraturan seperti yang sekarang termuat dalah KUHD, sebab perdagangan antar Negara baru berkembang dalam abad pertengahan.

6. Hubungan pengusaha dan pembantu nya

Didalam menjalankan kegiatan suatu perusahaan yang dipimpin oleh seorang pengusaha tidak mungkin melakukan usahanya seorang diri, apalagi jika perusahaan tersebut dalam skala besar. Oleh karena itu diperlukan bantuan orang/pihak lain untuk membantu melakukan kegiatan-kegiatan usaha tersebut.

Pembantu-pembantu dalam perusahaan dapat dibagi menjadi 2 fungsi :

1. Membantu didalam perusahaan

2. Membantu diluar perusahaan

Hubungan hukum yang terjadi diantara pembantu dan pengusahanya, yang termasuk dalam perantara dalam perusahaan dapat bersifat :

a. Hubungan perburuhan, sesuai pasal 1601 a KUH Perdata

b. Hubungan pemberian kuasa, sesuai pasal 1792 KUH Perdata

c. Hubungan hukum pelayanan berkala, sesuai pasal 1601 KUH Perdata

7. Kewajiban-kewajiban pengusaha

Pengusaha adalah setiap orang yang menjalankan perusahaan. Menurut undang-undang, ada 2 macam kewajiban yang harus dipenuhi oleh pengusaha yaitu ;

1. Membuat pembukuan

2. Mendaftarkan perusahaannya

8. Bentuk-bentuk badan usaha

Secara garis besar dapat diklasifikasikan dan dilihat dari jumlah pemiliknya dan dilihat dari status hukumnya.

1. Bentuk-bentuk perusahaan jika dilihat dari jumlah pemiliknya tediri dari perusahaan perseorangan dan perusahaan persekutuan.

2. Bentuk-bentuk perusahaan jika dilihat dari status hukumnya terdiri dari perusahaan berbadan hukum dan perusahaan bukan badan hukum.

Sementara itu, didalam masyarakat dikenal 2 macam perusahaan, yakni :

1. Perusahaan Swasta

· Perusahaan swasta terbagi dalam 3 bentuk perusahaan swasta :

A. Perusahaan Swasta Nasional

B. Perusahaan Swasta Asing

C. Perusahaan Patungan / campuran

2. Perusahaan Negara

· Perusahaan disebut dengan BUMN, yang terdiri menjadi 3 bentuk ;

A. Perusahaan Jawatan (perjan)

B. Perusahaan Umum (perum)

C. Perusahaan Perseroan

a. Yayasan

Yayasan adalah badan hukum yang tidak mempunyai anggota yang dikelola oleh pengurus dan didirikan untuk tujuan sosial. Disebutkan juga dalam UU No 16 tahun 2001, yayasan meerupakan suatu “badan hukum” dan untuk dapat menjadi badan hukum wajib memenuhi criteria dan persyaratan tertentu, yaitu:

1. Yayasan terdiri atas kekayaan yang terpisahkan

2. Kekayaan yayasan diperuntukkan untuk mencapai tujuan yayasan

3. Yayasan mempunyai tujuan tertentu dibidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan

4. yayasan tidak mempunyai anggota

b. Pembubaran yayasan

Yayasan dapat dibubarkan seperti juga organ-organ lainnya. Dengan demikian, yayasan itu dapat bubar atau dibubarkan karena :

a. Jangka waktu yang ditetapkan dalam anggaran dasar berakhir

b. Tujuan yayasan yang ditetapkan dalam anggaran dasar telah tercapai atau tidak tercapai

c. Putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

9. Sumber materi:

· http://www.gudang-hukum.co.cc/2009/12/pengertian-definisi-hukum-dagang.html

· http://www.gudang-hukum.co.cc/2009/12/sejarah-perkembangan-hukum-dagang.html

Sabtu, 20 November 2010

USAHA PERCETAKAN DAN SABLON BERBASIS JOB ORDER DI LINGKUNAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbn

mqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnm

EKONOMI KOPERASI

UKM

“USAHA PERCETAKAN DAN SABLON BERBASIS JOB ORDER DI LINGKUNAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG”

Disusun oleh:

2EB19

Ade Juwita (22209429)

Fransiska Hermawati (20209436)

Ratih Galih Kirana (25209061)

UNIVERSITAS GUNADARMA

Kata pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah yang Maha Esa atas Rahmat dan karunia-Nya, sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. Penulis juga menghaturkan banyak terima kasih kepada Ibu WIDIYARSIH, selaku dosen pembimbing Ekonomi Koperasi yang telah memberikan bimbingan dalam setiap proses pembuatan makalah ini.

Makalah ini merupakan tugas dari mata kuliah Ekonomi Koperasi yang secara garis besar membahas tentang UKM. Dalam isi makalah ini akan di uraikan mengenai Usaha Percetakan dan Sablon Berbasis Job Order.

Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini sehingga penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun agar dapat menjadi masukan yang bermanfaat bagi pengembangan makalah ini di masa mendatang. Akhir kata penulis mengucapkan banyak Terima Kasih atas perhatian dan kesediaannya dalam membaca makalah ini.

Bekasi,Oktober 2010


DAFTAR ISI

Kata pengantar...............................................................................................................................

Daftar isi.........................................................................................................................................

BAB I...............................................................................................................................................

PENDAHULUAN.........................................................................................................................

1. LATAR BELAKANG MASALAH........................................................................................

2. RUMUSAN MASALAH........................................................................................................

BAB II..........................................................................................................................................

PEMBAHASAN..........................................................................................................................

1. TUJUAN PROGRAM.......................................................................................................

2. LUARAN YANG DIHARAPKAN...................................................................................

3. KEGUNAAN PROGRAM...............................................................................................

a. Aspek Ekonomi.........................................................................................

b. Aspek Ketenagakerjaan...........................................................................

c. Aspek Keilmuan dan Keterampilan.........................................................

4. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA..................................................................

5. METODE PELAKSANAAN PROGRAM......................................................................

6. KELAYAKAN USAHA....................................................................................................

a. Segi Teknis...............................................................................................

b. Segi Ekonomis..........................................................................................

c. Analisis usaha..........................................................................................

7. JADWAL KEGIATAN PROGRAM.............................................................................

8. NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA KELOMPOK.....................

9. NAMA DAN BIODATA DOSEN PENDAMPING....................................................

10. RENCANA PEMBIAYAAN.........................................................................................

A. Pra Kegiatan................................................................................................

B. Pelaksanaan.................................................................................................

C. Laporan........................................................................................................

BAB III...........................................................................................................................

PENUTUP.......................................................................................................................

1. LAMPIRAN........................................................................................................

· Kelebihan (Strenghten)...................................................................................................

· Kelemahan (Wekness)....................................................................................................

· Kesempatan (Oportunity)...............................................................................................

· Tantangan atau Ancaman (Threaten)...........................................................................

Daftar pustaka...............................................................................................................


BAB I

PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG MASALAH

Kemampuan dan kemauan untuk membuka usaha tidak hanya didominasi oleh kalangan swasta saja, tetapi mahasiswa juga diharapkan memiliki semangat untuk memperdalam ketrampilan dalam bidang bewiraswasta. Diharapkan mahasiswa memiliki kemauan untuk mendirikan sebuah usaha yang sesuai bidangnya dan tidak mengganggu aktifitas kuliah. Usaha percetakan ini ditujukan untuk mahasiswa yang mempunyai kemauan untuk berwiraswata.

Tahun 2007 Universitas Muhammdiyah Malang memiliki jumlah mahasiswa kurang lebih 21.850 (Buku Panduan Informasi Perkuliahan UMM). Sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kebutuhan logistic bagi masyarakat kampus meningkat. Lembaga Intra Kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM ) akan dipadati anggota dan kegiatan. Di Universitas Muhammadiyah Malang terdapat 169 Lembaga Intra Kemahasiswaan termasuk di dalamnya terdapat 24 Unit Kegiatan mahasiswa ( UKM ). Jadi bisa dipastikan kebutuhan logistic masyarakat kampus meningkat. Belum lagi dengan kebutuhan Laboratorium dalam pembuatan baju laboratorium, jadi bisa dipastikan masyarakat kampus membutuhkan percetakan dengan harga terjangkau, kwalitas terjamin dan waktu yang cukup singkat.

Dengan fenomena yang terjadi menimbulkan inisiatif untuk membantu masyarakat kampus dalam memenuhi kebutuhan logistic. Dengan diterimanya dan disetujuinya proposal ini diharapkan dapat segera dirintis usha percetakan dan sablon berbasis Job Order ( produksi sesuai pesanan ) agar dapat segera membantu memenuhi kebutuhan masyarakat kampus terhadap logistic. Usaha ini memakai system Job Order karena diharapkan usaha ini dapat memberikan kepercayaan kepada konsumen dan tidak mengganggu aktifitas kuliah anggota di kampus, dan juga menekan biaya produksi.

2. RUMUSAN MASALAH

a. Bagaimana membentuk usaha ini yang lebih efisien dan profitable dibanding usaha sejenis di luar kampus ?

b. Bagaimana mengelola usaha ini yang dapat menurunkan biaya produksi tanpa meninggalkan kwalitas?

c. Strategi apa yang digunakan agar usaha ini bisa berkelanjutan?

BAB II

PEMBAHASAN

1. TUJUAN PROGRAM

Usaha ini didirikan dengan berbasis Job Order ( produksi sesuai pesanan ). Usaha ini bertujuan memproaktifkan mahasiswa dan memberikan kesempatan bagi anggota untuk berwraswasta. Usaha ini dijalankan oleh mahasiswa sendiri, usaha ini memberikan beberapa penawaran seperti : harga terjangkau dengan waktu yang cukup cepat dan kwalitas terjamin, karena usaha ini menjalin kerja sama dengan percetakan luar yang telah berpengalaman.

Sebenarnya usaha ini mirip dengan usaha percetakan yang ada di luar, tetapi perbedaanya usaha ini dikerjakan oleh para mahasiswa dengan cara sewa alat cetak dan sablon, jadi usaha ini dapat menekan biaya produksi. Selain itu kwalitas terjamin, karena selain menjalin kerja sama dengan percetakan diluar, dalam usaha ini juga dilakukan kontrol kwalitas yang sesuai dengan bidang Teknik Industri. Usaha ini juga menggunakan strategi regenerasi dan rekrutmen anggota untuk meneruskan usaha ini kedepan, Jadi ada jaminan usaha ini untuk bisa berkelanjutan. Usaha ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi beban financial anggota.

2. LUARAN YANG DIHARAPKAN

Luaran daripada Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan ini adalah berupa Usaha mahasiswa yang berupa usaha percetakan dan sablon berbasis Job Order yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan logistic masyarakat kampus dan membantu mengurangi beban financial anggota dan dapat berkembang menjadi usaha mahasiswa yang cukup besar dan dapat memberikan suatu sumbangsih kepada Universitas Muhammadiyah Malang.

3. KEGUNAAN PROGRAM

a. Aspek Ekonomi

Masyarakat kampus khusunya mahasiswa akan terbantu dengan adanya usaha ini. Karena dengan adanya usaha ini mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM ), dan Lembaga Intra Kemahasiswaan tidak perlu jauh – jauh keluar untuk mencari percetakan yang dapat membantu dalam menyiapkan logistik kegiatan mereka dengan harga yang cukup terjangkau, kwalitas terjamin, dan waktu yang tidak terlalu lama.

b. Aspek Ketenagakerjaan

Usaha ini diharapkan akan dapat membantu memperlancar semua kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, serta dapat memenuhi kebutuhan semua masyarakat kampus terhadap kebutuhan logistik.Usaha ini ditujukan untuk mahasiswa Teknik Industri untuk membantu mahasiswa lebih mengenal bidang usaha dan sedikit membantu mengurangi beban financial mereka.

c. Aspek Keilmuan dan Keterampilan

Mahasiswa yang ikut bergabung di dalam komunitas ini secara tidak langsung menambah ilmu yang telah di dapat selama kuliah, lebih mengenal usaha dan mendapatkan pengalaman dalam berwiraswasta.

4. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

Masyarakat kampus khususnya mahasiswa akan lebih mudah dalam mengadakan suatu kegiatan kemahasiswaan, seperti baksos, camp, diklat organisasi, PESMABA, Praktikum, dan lain – lain.Setiap tahun jumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah malang bertambah, jadi bisa dipastikan bahwa kebutuhan masyarakat kampus terhadap logistik untuk membantu kegiatan yang akan dilaksanakan pasti ikut meningkat.

Usaha ini dirancang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan waktunya disesuaikan dengan waktu kuliah mahasiswa yang tergabung dalam komunitas ini, jadi apabila proposal ini disetujui dan usaha ini dapat diwujudkan, kegiatan ini tidak akan mengganggu proses kuliah mahasiswa dan kegiatan mahasiswa yang lain. Usaha ini dirintis untuk mengisi waktu luang mahasiswa dengan menambah pengalaman berwiraswasta tanpa mengganggu aktifitas mahasiswa dan diharapkan dapat membantu beban financial mahasiswa.

Jika di lhat dari kebutuhan pasar di atas dan beberapa peluang kedepan yang ada di atas, maka bisa dikatakan usaha ini sangatlah penting untuk segera diwujudkan dan di kembangkan di linkungan Universitas Muhammadiyah Malang. Walaupun sudah banyak terdapat percetakan diluar, akan tetapi belum ada usaha percetakan dan sablon yang terdapat di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang dan juga dengan harga yang cukup terjangkau, karena yang menjalankan usaha ini adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang sendiri.

5. METODE PELAKSANAAN PROGRAM

a. Melakukan pendekatan secara organisatoris terhadap pihak kampus dalam hal ini bagian perlengkapan di lingkungan universitas, fakultas ataupun jurusan serta organisasi-organisasi (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan Lembaga Intra Kemahasiswaan dan semua masyarakat kampus yang ada di Universitas Muhammadiyah Malang.

b. Mempromosikan usaha ini kepada seluruh masyarakat kampus dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di kampus, seperti : Radio UMM FM dan Koran Kampus BESTARI

c. Membagikan selebaran kepada mahasiswa serta menempel pengumuman di tempat-tempat yang banyak dikunjungi oleh mahasiswa

d. Melakukan Regenerasi dari mahasiswa Teknik Industri yang berminat untuk bergabung dalam komunitas ini sebagai penerus usaha ini kedepan.

6. KELAYAKAN USAHA

Usaha ini dirasa sangat layak untuk secepatnya didirikan, karena dilihat dari aspek manapun usaha ini sangat mendukung. Usaha mahasiswa yang dapat membantu perkembangan mahasiswa kedepan dan dapat membantu semua kegiatan yang ada di Universitas Muhammadiyah Malang.

a. Segi Teknis

Secara teknis usaha ini tidak perlu dipertimbangkan lagi, karena yang menjalankan adalah mahasiswa sendiri dengan sewa alat dan bekerja sama dengan percetakan diluar kmpus, jadi usaha ini bisa menekan biaya produksi tanpa meninggalkan kwalitas. Selain itu usaha ini berbasis Job Order ( produksi sesuai pesanan ), jadi bisa menyelesaikan produksi lebih cepat dan tepat waktu.

Usaha ini juga diyakini dapat berkelanjutan dan berkembang di Universitas Muhammadiyah Malang dengan program regenerasi anggota. Dengan beberapa sistem yang diterapkan, dapat diyakini bahwa usaha ini dapat bersaing dengan usaha percetakan yang lain di waktu yang akan datang.

b. Segi Ekonomis

Dengan berbagai system yang digunakan usaha ini secara teknis, maka dapat diyakini usaha ini termasuk dengan biaya terjangkau, karena dapat menekan biaya produksi tanpa memperlambat waktu penyelesaian dan meninggalkan kwalitas. Diyakini juga bahwa dengan system yang digunakan, usaha ini akan mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari semua masyarakat kampus.

c. Analisis usaha

Usaha ini juga menggunakan metode Profitability Index ( B/C Ratio ) yaitu metode menghitung perbandingan antara nilai penerimaan – penerimaan kas bersih di masa datang dengan nilai investasi. Kalau Profitability Index ( PI ) nya positif, maka proyek dikatakan menguntungkan, tetapi kalau negatif dikatakan tidak menguntungkan.

Secara umum persamaan B/C Ratio ( PI ) adalah sebagai berikut :

B/C = Manfaat Ekivalen / Ongkos Ekivalen

Dimana : Manfaat Ekivalen = Pendapatan setelah dikurangi dengan semua biaya produksi dan operasional.
Ongkos Ekivalen = Nilai Investasi

Contoh :
1. Perhitungan biaya dari pembuatan kaos.

- Bahan baku ( kaos ) = Rp 14000,-

- Cat Sablon = Rp 4000,-

- Biaya tenaga kerja = Rp 1500,-

- Biaya transportasi = Rp. 1500,-

Total Rp. 21000,-

Biaya Penjualan Rp. 23000,-

Keuntungan Rp. 2000,-

Dari contoh di atas sudah dapat diketahui bahwa usaha ini menghasilkan keuntungan Rp. 2000 / kaos. Tetapi harga tersebut masih bisa lebih murah bila konsumen memesan kaos dalam jumlah yang besar. Selain itu maih ada jenis kaos yang lain yang harganya lebih murah atau lebih mahal, disesuaikan dengan jenis kain kaosnya dan banyaknya cat sablon yang digunakan.

2. Perhitungan

Sebuah usaha percetakan dan sablon mendapatkan pesanan kaos dengan jumlah 100 buah dalam waktu kurang lebih 2 minggu. Kaos yang dipesan yaitu kaos dengan harga Rp. 23000 / kaos. Modal Investasi yang di anggarkan sebesar Rp.1.000.000,-

Perhitungan dengan menggunakan metode Profitability Index

- Biaya Bahan baku Rp. 14000,- X @ 100 = Rp. 1.400.000,-

- Cat Sablon = Rp. 85.000,-

- Biaya tenaga kerja Rp. 1500,- X @ 15 orang X 14 = Rp. 315.000,-

- Biaya transportasi = Rp. 150.000,-

Total =Rp.1.950.000 ,-

Biaya Penjualan 100 X @ 22500 =Rp.2.300.000,-

Keuntungan yang di dapat =Rp.350.000,-

B/C= Manfaat Ekivalen / Ongkos Ekivalen

Dari hasil perhitungan diketahui bahwa Profitability Index bernilai positif, jadi usaha ini bisa dikatakan menguntungkan. Keuntungan yang di dapat dari perhitungan bisa lebih banyak, karena mendapat sponsor dan keringanan biaya bahan baku karena pembelian dalam jumlah banyak.
Karena itu usaha ini memang layak untuk dirintis didirikan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang.

7. JADWAL KEGIATAN PROGRAM

Jadwal Kegiatan Program

Kegiatan Bulan ke-

1 2 3 4

1. Persiapan

Perijinan Usaha x

Persiapan dan penetapan lokasi usaha x

Pemantapan system dan penjaringan anggota xx

Promosi dan strategi pengadaan Usaha xxx x

Evalusi tahap 1 (pertama) x

2. Pelaksanaan

Penjaringan konsumen/pemakai jasa xxxx xxx

Pelayanan jasa dan konsumen xx xxxx

Pengembangan usaha dan investasi xx

Evaluasi tahap 2 (kedua) x

Pelaporan kegiatan usaha x

8. NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA KELOMPOK

Ketua Pelaksana Kegiatan

a. Nama : Fuad Hanafi

b. NIM : 05540054

c. Fakultas/Program Studi : Teknik / Industri

d. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang

e. Alamat Rumah : Rt 02/04 Sumberjati Kademangan Blitar,

f. Nomor hand phone : 085648501339

g. Waktu PKM : 12 jam/ Minggu

Anggota Pelaksana

a. Nama : Aris Soepriyanto

b. NIM : 04540043

c. Fakultas/Program Studi : Teknik / Industri

d. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang

e. Alamat Rumah : Jl. Kyai Amir Labruk Kidul no 31 Sumber Suko Lumajang

f. Nomor hand phone : 081331267861

g. Waktu PKM : 12 jam/ Minggu

a. Nama : Herdavia Dini Priska

b. NIM : 06540007

c. Fakultas/Program Studi : Teknik / Industri

d. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang

e. Alamat Rumah : Perum Bermis Jl. Anggur blok C no 52,Pasarkemis Tangerang

f. Nomor hand phone : 085233037789

g. Waktu PKM : 12 jam/Minggu

9. NAMA DAN BIODATA DOSEN PENDAMPING

a. Nama Lengkap : Drs. Ahmad Mubin, ST, MT

b. NIP : 131883025

c. Golongan Pangkat : III – D / Penata Tk. I

d. Jabatan Fungsional : Lektor Kepala

e. Jabatan Struktural : Kepala Biro Kemahasiswaan

f. Fakultas/Program Studi : Teknik/Industri

g. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang

h. Bidang Keahlian : Manajemen Industri

i. Waktu Untuk Kegiatan : 12 jam/Minggu

10. RENCANA PEMBIAYAAN

Etimasi Dana Kegiatan

No Jenis Kegiatan Anggaran

A. Pra Kegiatan

1 Perijinan Rp. 100.000

2 Persiapan lokasi Rp. 100.000

3 Persiapan alat dan bahan Rp. 250.000

4 Publikasi dan Penjaringan anggota Rp. 300.000

5 Pengadaan proposal dan seminar Rp. 200.000

B. Pelaksanaan

1 Alat percetakan Rp. 200.000

Alat Sablon Rp. 200.000

Software Desain Rp. 1.700.000

2 Transportasi Rp. 350.000

3 Telepon (4 bulan) Rp. 350.000

4 listrik (4 bulan) Rp. 800.000

5 Administrasi dan managemen Rp 200.000

C. Laporan

1 Penyusunan laporan Rp. 200.000

2 Penggandaan laporan Rp. 150.000

3 Seminar Rp. 400.000

Jumlah Rp. 5.500.000


BAB III

PENUTUP

2. LAMPIRAN

a. Analisis SWOT Usaha Tukar Tambah dan Reparasi Perangkat Komputer

· Kelebihan (Strenghten)

Jumlah mahasiswa UMM saat ini kurang lebih 21.850 (Sumber Buku Panduan Informasi Perkuliahan UMM 2007), dari jumlah mahasiswa yang sebanyak ini, dapat diambil kesimpulan bahwa kebutuhan masyarakat kampus terhadap logistic akan ikut meningkat. Dengan fenomena yang terjadi sangat dibutuhkan percetakan dengan biaya terjangkau, cepat dan kwalitas yang baik. Usaha ini menawarkan semua yang dibutuhkan oleh pasar dalam memenuhi kebutuhan logistic

· Kelemahan (Wekness)

Usaha ini sebenarnya membutuhkan modal awal yang sangat besar, bila diakumulasikan untuk merintis usaha ini dibutuhkan biaya yang tidak kurang dari 6 juta. Karena biaya yang cukup besar, untuk merintis usaha ini telah menjalin kerja sama dengan percetakan luar yang telah berpengalaman. Usaha ini sangat membutuhkan dukungan dari semua masyarakat kampus

· Kesempatan (Oportunity)

Dengan modal usaha yang bisa ditekan semaksimal mungkin dengan menjalin kerja sama dengan percetakan luar, maka diharapkan usaha ini dapat dirintis dan berkembang dan juga dapat membantu mengurangi beban financial anggota. Usaha ini juga memberikan kesempatan kepada anggota untuk berwiraswasta sejak dini.

· Tantangan atau Ancaman (Threaten)

Tantangan dan ancaman kedepan adalah akan banyaknya usaha-usaha sejenis yang akan didirikan disekitar kampus. Selain itu persaingan pasar yang terus – menerus mengalami perkembangan, oleh karena itu usaha ini sangat diperlukan ketekunan dan system yang berkembang. Untuk awal usaha ini memakai system Job Order 9 produksi sesuai pesanan.

3. Gambaran Produk Usaha Tukar Tambah dan Reparasi Peralatan Komputer

Usaha ini memiliki kemiripan dengan usaha percetakan dan sablon pada umumnya. Akan tetapi perbedaannya adalah usaha ini memberikan penawaran lebih kepada konsumen, yaitu produk dengan kwalitas terjamin, harga cukup terjangkau dan dengan waktu yang cukup cepat.

Masukan dari usaha ini adalah berupa logistic yang berupa baju, kaos, jaket, stiker, baju laboratorium dan lain – lain.


DAFTAR PUSTAKA

http://zaifbio.wordpress.com