Senin, 02 Juli 2012

long term liabilities


Long-term liabilities are liabilities with a future benefit over one year, such as notes payable that mature longer than one year. In accounting, the long-term liabilities are shown on the right wing of the balance-sheet representing the sources of funds, which are generally bounded in form of capital assets. Examples of long-term liabilities are debentures, mortgage loans and other bank loans. (Note: Not all bank loans are long term as not all are paid over a period greater than a year, an example of this is a bridging loan.)
By convention, the portion of long-term liabilities that must be paid in the coming 12-month period are classified as current liabilities. For example, a loan for which two payments of $1000 are due, one in the next twelve months and the other after that date, would be 'split' into two: the first $1000 would be classified as a current liability, and the second $1000 as a long-term liability (note this example is simplified, and does not take into account any interest or discounting effects, which may be required depending on the accounting rules). Also "long-term liabilities" are a way to show that you have to pay something off in a time period longer than one year.
Ø  Type-type of LONG TERM LIABILITIES
1.      LOANS FROM FINANCIAL INSTITUTION (INCLUDING BANK):
o   Loan
o   Mortgage Payable NOTES
o   Debt Bond (BOND payable)
o   Leasing debt
o   Other long term liabilities

Minggu, 29 April 2012

balasan surat penawaran


Messes: Ratih Galih Kirana                                                                     March,31  2012
Owner/entrepreneur
Jalan kayu manis no.2222
Yogyakarta-Indonesia
Dear sir,
In accordance with your request, sorry that the company we were not able to cooperate with your company because the company we have made a cooperation agreement with the same products from other companies.
 Thank you for the trust of your company to our company made ​​the offer of cooperation with your company to our company.
You’re sincerel
Mr. W. R. Rayson
Marketing manager



surat penawaran bisnis


Messes: Mr. W. R. Rayson                                                                      March,25 2012
Owner/entrepreneur
North California, United States of America
Phone:910-259 8100, Fax: 910-259 8100
Dear sir,
I am writing to your company about offering you our products which specification on trading Indonesia. I would like to join your company for introduction my product and marketing this product in your company too.
We have a product, in the form of candle and therapy candle by kinds of pattern form and function, for example smell like rose, lavender, jasmine and many kind of them, our product more major best quality and freshman.
We would were pleased if our products made consumers satisfaction, and appreciation for our corporation.
We welcome the opportunity to send further information to confirm your agreement. We are looking forward to hear from you as soon as possible. We need some basic information about company before we will send out wholesale pricing.

You’re sincerel
Ratih Galih Kirana
Marketing manager


Jumat, 09 Desember 2011

KENANGAN KU

Ku teringat saat masa lalu ku

Tersimpan sebuah cerita

Yang dulu kita selalu bersama

Kini menjadi kenangan.

Ku teringat saat kau dan aku

Terikat sebuah cerita

Yang dulu kita selalu bersama

Tuk menghiasi dunia.

Mengapa semua harus terjadi

Antara kau dan diri ku

Yang dulu kita saling mencintai

Kini menjadi kenangan.

Kwmanakah engkau akan ku cari

Masa indah seperti dulu

Namun pupuslah sudah impianku

Ku kan mengenang diri mu.

Selasa, 25 Oktober 2011

Resensi buku

Judul : Menjadi Wanita Kekasih Allah

No. ISBN : 9786029625332

Penulis : Ummi Maya

Penerbit : Belanoor

Tanggal terbit :Oktober - 2010

Jumlah Halaman :203

Berat Buku : -

Jenis Cover : Soft Cover

Kategori :Islam

Text Bahasa : Indonesia

Lokasi Stok : Gudang bukukita

SINOPSIS BUKU Menjadi Wanita Kekasih Allah

Setelah Kekuatan Doa Ibu membumi, Ummi Maya semakin sadar akan kodratnya sebagai perempuan yang kedudukannya sangat mulia dalam lslam.

Bagaikan Secangkir Kopi Susu, itulah kehidupan perempuan.
Seperti paparan Ummi Maya di awal tulisannya.
Semakin dihayati, semakin bergejolak bagi siapa pun yang membaca paparan Ummi Maya dalam buku ini.

Sabda Rasulullah
“Maukah engkau aku beritahu harta terbaik yang disimpan oleh manusia? Harta itu bernama Perempuan Shalehah yang apabila dipandang oleh suaminya ia begitu menyenangkan. Jika suaminya memerintahnya, ia menaatinya dan jika suaminya pergi darinya, ia menjaga diri dan harta suaminya.”
(HR. At-Tirmidzi)

Ya, perempuan shalehah. Akankah kita tetap istiqomah untuk menggapainya?
Insya Allah, paparan Ummi Maya dalam buku ini memotivasi setiap perempuan untuk mencapai derajat shalehah.

Amin ya rabbal'alamin.

RESENSI

· Pengertian

- Resensi jika dari bahasa Latin, revidere (kata kerja) atau recensie. Artinya “melihat kembali, menimbang, atau menilai.” Tindakan meresensi mengandung “memberikan penilaian, mengungkapkan kembali isi pertunjukan, membahas, dan mengkritiknya.”

- Dalam buku Bahasa dan Sastra Indoneisa (yang ditulis Euis Sulastri dkk) Istilah resensi berasal dari bahasa Belanda, resentie, yang berarti kupasan atau pembahasan. Jadi, pengertian resensi adalah kupasan atau pembahasan tentang buku, film, atau drama yang biasanya disiarkan melalui media massa, seperti surat kabar atau majalah.

- Kamus Sinonim Bahasa Indonesia disebutkan bahwa resensi adalah pertimbangan, pembicaraan, atau ulasan buku. Akhir-akhir ini, resensi buku lebih dikenal dengan istilah timbangan buku.

· Tujuan

- Tujuan resensi adalah memberi informasi kepada masyarakat akan kehadiran suatu buku, apakah ada hal yang baru dan penting atau hanya sekadar mengubah buku yang sudah ada. Kelebihan dan kekurangan buku adalah objek resensi, tetapi pengungkapannya haruslah merupakan penilaian objektif dan bukan menurut selera pribadi si pembuat resensi. Umumnya, di akhir ringkasan terdapat nilai-nilai yang dapat diambil hikmahnya.

· Syarat untuk meresensi (membuat resensi) buku.

1. Ada data buku, meliputi nama pengarang, penerbit, tahun terbit, dan tebal buku.

2. Pendahuluannya berisi perbandingan dengan karya sebelumnya, biografi pengarang, atau hal yang berhubungan dengan tema atau isi.

3. Ada ulasan singkat terhadap buku tersebut.

4. Harus bermanfaat dan kepada siapa manfaat itu ditujukan.

· Pembuat resensi disebut resensator.

- Sebelum membuat resensi, resensator harus membaca buku itu terlebih dahulu. Sebaiknya, resensator memiliki pengetahuan yang memadai, terutama yang berhubungan dengan isi buku yang akan diresensi.

· Hal-hal yang harus mendapat perhatian dari seorang resentator untuk membuat resensi:

a. Resentator harus bersikap objektif terhadap sesuatu yang akan diresensi dan meninggalkan sepenuhnya sikap subjektif.

b. Resensator mempunyai wawasan yang cukup luas terhadap bahan yang akan diresensi.

c. Resensaor harus mencoba membandingkan dengan sajian bentuk lain yang memiliki kesesuaian dengan bahan yang akan diresensi.

d. Resensator harus mencoba memberikan komentar dengan acuan yang jelas dan terarah pada bagian yang diberi komentar agar tidak menimbulkan kesalahtafsiran antara resensator dengan penulis.

e. Resensator harus mengungkapkan data yang diresensi secara jelas dan lengkap agar dapat dengan mudah dihibung-hubungkan di antarra keduanya oleh pembaca.

f. Resensaor harus menghindari interpretasi yang keliru terhadap bahan yang resensi dengan jalanmengetahul tujuan dan arah penulis karya tersebut.

· Sumber: http://wordpress.com/2008/02/10/belajar-membuat-resensi-buku/