Sabtu, 27 Maret 2010

KEBUDAYAAN, NORMA DAN LEMBAGA SOSIAL

KEBUDAYAAN, NORMA DAN LEMBAGA SOSIAL
Ø Kebudayaan
· PENGERTIAN
- E.B Taylor → Kebudayaan adlh komplikasi dlm keseluruhan yg meliputi pengetahuan, kesenian, moral, keagamaan, serta lain2 kenyataan & kebiasaan2 yg dilakukan manusia sbg anggota masyarakat.
- Leslie White → Kebudayaan adlh suatu kumpulan gejala2 yg terorganisasi terdiri dari tindakan2, benda2, ide2 dan perasaan2 yg tergandung pd penggunaan simbol2
- Koentjoroningrat → Kebudayaan adlh keseluruhan gagasan dan karya manusia yg dibiasakannya dgn belajar, beserta keseluruhan2 dari hasil budi & karya itu
- Selo soemardjan & Soelaeman → Kebudayaan sbg semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat.
· UNSUR-UNSUR
- Melville J. Herskovits:
- Alat2 teknologi ( alat0alat produktif,seperti: senjata, wadah, makanan & minuman, alat2 transportasi, dllm
- System ekonomi
- Keluarga
- Kekuasaan politik
- Bronislaw Malinowski : - Organisasi ekonomi
- Organisasi kekuatan
- System norma2 yg memungkinkan kerjasama antara para anggota masyarakat did lm upaya menguasai alam sekeliling.
- Alat2 lembaga atau petugas pendidikan, perlu diingat bahwa keluarga merupakan lembaga pendidikan yg utama
- C. Kluckhon : - Mata pencaharian hidup & system ekonomi
- System kemasyarakatan
- Peralatan & perlengkapan hidup manusia
- Bahasa & kesenian
- System pengetahuan
- Religi (system kepercayaan)
· FUNGSI
- Bronislaw Malinowski → Yg slalu mencoba mencari fungsi atau kegunaan stiap unsure kebudayaan, tak ada unsure kebudayaan yg tdk mempunyai kebudayaan yg cocok dlm kebudayaan sbg keseluruhan.
- Bagi masyarakat besar → Untuk melindingi diri dari alam, mengatur hubungan antar manusia juga sebagai wadah utk menyatakan perasaan.
Ø NORMA
- Patokan perilaku dlm suatu kelompok tertentu, norma memungkinkan seseorang utk menentukan terlebih dahulu bagaimana tindakannya itu akan dinilai oleh orang lain, & norma ini merupakan criteria bagi orang lain utk mendukung atau menolak seseorang.
· PENGERTIAN
- Emile Durkheim → Sesuatu yg berada diluar individu. Membatasi mereka & mengendalikan mereka
- Berry → Tekanan social terhadap anggota masyarakat untuk menjalankan norma2 tersebut
- Secara sosiologis ada 4 pengertian:
a. Tata kelakuan (mores) → Kebiasaan yg tidak semata2 dianggap sebagai cara perilaku saja,tetapi juga diterima sbg norma pengatur.
- Dianggap merupakan hal yg penting,karena:
· Tata kelakuan memberikan bata-batas
· Tata kelakuan mengidentifikasi individu dgn kelompok.
· Tata kelakuan menjaga solidaritas antar anggota masyarakat.
b.Kebiasaan (folkways) → Perbuatan yg berulang2 dlm bentuk yg sama ( kebiasaan hormat pada orang tua)
c. Cara (usage) → Amat berperan didlm hubungan antar individu did lm masyarakat, (makan mengeluarkan bunyi.)
d.Adat istiadat → Memiliki kekuatan meningkat yg paling kuat dibandingkan usage, folkways, dan mores.
Ø LEMBAGA SOSIAL
· Pengertian
- Koentjoroningrat → suatu system tata kelakuan & hubungan yg berpusat kpd aktivitas2 individu untuk memenuhi kompleks2 kebutuhan khusus dlm kehidupan masyarakat.
- Soerjono soekanto → memberikan batasan lembaga social atau lembaga kamasyarakatan merupakan himpunan norma2 segala tingkatan yg berkisar pada suatu kebutuhan poko did lm kehidupan masyarakat.
- Robert Mac Iver & Charles H. Page → lembaga kemasyarakatan sbg tata cara atau prosedur yg telah diciptakan utk mengatur hubungan antar manusia yg berkelompok dlm suatu kelompok kemasyarakatan yg dinamakan asosiasi.
- Leopod Von Wiese & Howard Becker → mendefinisikan lembaga masyarakat dari segi fungsinya, sbg suatu jaringan proses2 hubungan antar manusia & kelompok manusia yg berfungsi memelihara hubungan2 tersebut

· Fungsi
- Memberikan pedoman pada anggota masyarakat,bagaimana mereka harus bertingkah laku atau bersikap didlm menghadapi masalah2 dlm masyarakat.
- Menjaga kebutuhan masyarakat.
- Memberikan pegangan kepada masyarakat utk mengadakan system pengandalian social (social control)
· Ciri-ciri
- Organisasi pola2 perilaku yg terwujud melalui aktifitas2 kemasyarakatan dan hasil2nya.
- Suatu tingkah kekekalan tertentu merupakan ciri2 dari lembaga social.
- Mempunyai tujuan tertentu,tujuan2 tsb tdk sesuai atau sejalan dgn fungsi lembaga yg bersangkutan.
- Mempunyai tradisi tertulis ataupun taktertulis yg merumuskan tujuannya, tata tertib yg berlaku.
- Lambang2 merupakan cirri khas dari lembaga kemasyarakatan
- Mempunyai alat2 perlengkapan yg dipergunakan utk mencapai tujuan lembaga bersangkutan.
· Macam-macam
- Pranata yg bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan (kidship) atau domestic institutions.
- Pranata yg bertujuan memenuhi kebutuhan manusia utk mata pencaharian hidup (economic institutions).
- Pranata yg bertujuan memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific instutions)
- Pranata yg bertujuan memenuhi kebutuhan pendidikan (educational institution).
- Pranata yg bertujuan memenuhi kebutuhan ilmiah menyatakan rasa keindahan rekreasi (aesthetic, recreational institutions)
- Pranata yg bertujuan mengurus kebutuhan jasmaniah manusia (cosmetic institutions.)
- Pranata yg bertujuan memenuhi kebutuhan manusia utk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutions.)
- Pranata yg bertujuan memenuhi kebutuhan manusia yg berhubungan dengan Tuhan atau alam ghaib (religious institutions)
Ø Pengendalian social
· Pengertian
- Social control yaitu mencangkup segala proses baik yg direncanakan ataupun tidak,yang bersifa mendidik, memaksa warga2 masyarakat agar mematuhi kaidah2 atau nilai social yg berlaku.
· Dapat meliputi:
- Pengawasan dari individu terhadap individu lain.
- Pengawasan dari individu terhadap kelompok.
- Pengawasan dari kelompok terhadap kelompok.
- Pengawasan dari kelompok terhadap individu .
· Dengan cara:
- Persuasive adalah apabila pengendalian social ditekankan pada usaha mengajak & membimbing.
- Koersif lebih menekankan pada kekerasan atau ancaman dgn menggunakan atau mengandalkan kekuatan fisik.

NAMA : RATIH GALIH KIRANA
NPM : 25209061
KELAS : 1EB18

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar